Wisata Kuliner

Roti Lapis untuk Berbagai Keperluan

SANDWICH atau roti lapis adalah hidangan berupa dua buah potong roti yang menjepit daging, sayuran, dan keju di antaranya. Untuk lebih sedap, biasanya ditambahkan berbagai saus atau bumbu di dalam roti lapis ini.

Seperti mayones, mentega, margarin, bahkan minyak zaitun, yang bukan hanya sebagai olesan, namun juga penambah aroma dan rasa. Di negara dengan penduduk yang bukan pemakan nasi, sandwich biasanya dibawa ke sekolah atau ke kantor di dalam kotak sebagai bekal makan siang. Sandwich juga dibawa sebagai makanan praktis sewaktu piknik, mendaki gunung, atau sekadar jalan-jalan.

Sementara di rumah, sandwich dapat dinikmati sebagai kudapan atau pelengkap makanan utama. Jika dimakan di rumah sebagai makanan utama, sandwich biasanya ditemani makanan pendamping, seperti sup, selada, keripik kentang, dan kentang goreng.

Berbagai restoran kini memodifikasi sendiri sandwich buatannya. Ada yang menambahkan saus buatan sendiri atau homemade, ada pula yang mengisi roti lapis ini dengan daging steak misalnya.

Di lain pihak,agar lebih mengenyangkan dan cocok dinikmati beramai-ramai, sandwich bisa menggunakan tiga lapis roti dengan isi yang beragam.(ftr)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Kuliner - April 13, 2012 at 12:29 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , ,

Mencicipi Tujuh Pizza Terbaik di Amerika

Senin, 9 April 2012 19:10 wib
Johan Sompotan – Okezone

BILA Anda berkesempatan menjelajahi kuliner di Amerika, segudang kelezatan olahan pizza akan Anda temukan di sini. Nyatanya, hampir seluruh wilayah Amerika memiliki topping pizza berbeda. Berikut beberapa pizza terbaik yang ada di Amerika Serikat, seperti diulas Foodandwine, Senin (9/4/2012): New York Salah satu olahan pizza terbaik ada di Kota New York, tepatnya Sullivan Bakery Shop. Pembuatnya, Jim Halley, merupakan pembuat roti ternama di Amerika. Kenikmatan pizza racikannya terletak pada tekstur yang garing. Boston Salah satu pizza ternikmat ada di Pizza Santarpio, Boston, Amerika Serikat. Resto ini menyajikan pizza tradisional, dengan interior pada dinding restoran berpanel kayu ditempeli foto para atlet ternama. Los Angeles Pizza yang dibuat dari tradisi Italia ini didominasi labu, jamur, bunga terompet, dan tomat, yang kemudian dipanggang dengan kayu. San Fransisco Pizza satu ini diolah dengan saus tomat, minyak zaitun, dan fior di latte. Pizza olahan resto di San Fransisco dinamakan Margherita, dengan proses pembuatan hanya dua menit dengan kayu bakar yang didatangkan langsung dari Italia. Providence, Al Forno Pizza ini dibuat menggunakan herbal segar, keju, dan minyak zaitun. Pada 1980, Johanne Klieen dan George Germon mengeluarkan era baru dalam memasak di Providence dengan membuat kulit pizza paling tipis yang dipanggang dengan topping bahan-bahan yang segar. Brooklyn Pemilik tempat ini bernama Domenico DeMarco, yang membuat pizza dengan keseimbangan rasa sempurna, seperti saus tomat, keju mozarella, serta keju Padano Grana. Pizza yang diolahnya selalu segar karena pizza baru selalu dibuat setiap hari. New Heaven Pizza ini awalnya dikelola oleh Frank Pepe pada 1925, tapi kini dikelola oleh cucunya. Pizza ini dibuat secara original tanpa keju mozzarella.  (ftr)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Kuliner - April 10, 2012 at 12:25 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , ,

Ciri-Ciri Pisau Tepat & Nyaman

Senin, 9 April 2012 20:20 wib
Johan Sompotan – Okezone

PISAU menjadi alat tempur utama di dapur. Untuk menghemat waktu selama memasak, penting memilih pisau terbaik.
 
Simak beberapa cara memilih pisau yang baik, seperti dilansir Yumsugar, Senin (9/4/2012)1 berikut ini:
 Bahan stainless steel tinggi karbon
 
Pisau berbahan stainless steel tidak akan mudah berkarat dan tidak memberikan rasa atau warna metalik pada makanan Anda. Pasalnya, bahan karbon tinggi berguna mempertahankan ketajaman pisau lebih, juga mudah dibersihkan dan diasah.
 Konstruksi yang kokoh
 
Cari pisau yang memiliki satu bagian baja yang memenuhi secara keseluruhan. Bahan baja dimulai dari bagian ujung hingga pegangan tangan untuk memunculkan keseimbangan yang baik ketika dipakai
 Cari pegangan pisau yang nyaman
 
Dalam membeli pisau, terpenting adalah memilih pegangan tangan yang nyaman. Bentuk pegangan pisau bermacam-macam’ ada yang dilapisi karet untuk menjaga pisau aman dipegang, ada juga terbuat dari kayu atau plastik. Pisau yang baik, gagangnya akan memiliki kenyamanan saat Anda gunakan untuk memotong.

Ujung pisau sesuai kebutuhan Bagian ujung pisau memiliki keragaman bentuk, seperti pisau gaya Barat yang panjangnya delapan inci dan memiliki tepi bulat untuk mencincang lebih mudah. Ada pula ujung berbentuk kurva atau berbentuk lancip untuk memotong dengan hasil lebih halus, dan sebagainya.  (ftr)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Kuliner -  at 9:50 am

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , ,

Rahasia Kelezatan Menu Western

Senin, 9 April 2012 11:55 wib
Johan Sompotan – Okezone

SETIAP masakan memiliki cita rasa berbeda yang kemudian menjadi ciri khas. Bila Anda penyuka menu masakan Western, ternyata terdapat tiga rahasia di balik kelezatannya. ”Masakan Western punya teknik memasak sendiri, proses penyajian, hingga bahan-bahan makanan yang dimiliki. Masakan Western, ada tiga kekuatan rasa di balik kelezatannya, yaitu wine, bahan herbal, dan proses memasak yang cepat. Tiga kekuatan itulah yang tidak dimiliki oleh masakan lainnya,” jelas Sous Chef Eno S. Dadang dari Hotel JW Marriott kepada okezone saat ditemui di Resto Sailendra, Hotel JW. Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Dijelaskannya, bila masakan Western tidak terlepas dari penggunaan wine disesuaikan dengan menu yang akan dimasak. Bagi masyarakat Eropa, wine diyakini mampu menjaga bahkan memunculkan cita rasa asli masakan. Apalagi, tambah Chef Eno, menu Eropa tidak menggunakan banyak bumbu. ”Olahan makanan Western tidak terlepas dari bahan-bahan herbal yang digunakan sebagai bumbu, seperti thyme, daun basil, dan rosemary. Di Eropa, untuk mendapatkan bumbu cukup sulit karena faktor udara serta iklim, bumbu sulit tumbuh,” tambahnya. Sementara, proses memasak menu Western tergolong cepat. “Karena orang-orang luar negeri lebih menyukai cita rasa yang alami makanya proses memasaknya tidak lebih dari 20 menit. Kalaupun lama, itu sebatas membuat kaldu, bahkan proses penyajiannya disajikan secara terpisah, berbeda dengan masakan Chinese yang semuanya dijadikan satu,” tutupnya. (ftr)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Kuliner - April 9, 2012 at 1:13 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , ,

Ikayaki

Minggu, 8 April 2012 20:05 wib
Johan Sompotan – Okezone

CUMI merupakan salah satu jenis seafood yang digemari. Untuk mencicipinya, Anda bisa mengolahnya sendiri dengan cepat dan hasilnya memuaskan. Untuk mengetahui caranya, contek saja resep yang dari Hotel Borobudur Jakarta ini. Bahan250 gm cumi, iris tipis berbentuk kubus5gm, jahe parut10 cc kecap5 cC mirin5 cC minyak nabati Cara membuat:1. Campurkan jahe, kecap, dan mirin dalam mangkuk besar. 2. Tambahkan cumi yang telah diiris tipis ke dalam mangkuk dan aduk sampai semua cumi ditutupi dengan saus. Kemudian, biarkan cumi direndam selama sekira 15 menit. 3. Setelah 15 menit, panaskan wajan dengan suhu panas tinggi, lalu tambahkan minyak. 4. Ambil cumi yang telah direndam tadi dari mangkuk (pastikan setiap cumi yang direndam benar-benar meresap ke dalam bumbunya), selanjutnya masukkan cumi ke dalam panci panas. 5. Lalu, tumis cumi dengan cepat sampai berubah warna (sekira tujuh menit). Cumi yang matang akan menjadi kenyal sehingga tingkat kematangannya juga pas. 6. Langkah selanjutnya, tuang bumbu ke dalam cumi dan aduk cepat. Setelah matang, angkat dan siap disajikan.  (tty)

Be the first to comment - What do you think?
Posted by Kuliner -  at 2:55 am

Categories: Wisata Kuliner   Tags:

Next Page »