Teliti Ayam Segar dari Bau & Warnanya
Sabtu, 11 Februari 2012 15:15 wib
Johan Sompotan – Okezone
SEBELUM memutuskan untuk membeli ayam segar, Anda harus teliti memilihnya. Bila tidak, Anda dan keluarga malah bisa terjangkit penyakit akibat mengonsumsi ayam tidak layak dimakan. Simak beberapa cara mengetahui ayam segar, seperti dilansir Ehow, Sabtu (11/2/2012) berikut ini: Warna Saat membeli ayam, otomatis yang pertama kali Anda lihat adalah warnanya. Jika terlihat mulai pucat, pertanda ayam mulai jelek. Apalagi kalau Anda menemukan daging ayam mulai berwarna kebiruan, pertanda sudah terkontaminasi bakteri. Bau Saat membeli ayam, tarik napas lebih dalam untuk mencium baunya. Bila Anda mencium bau seperti telur busuk, tanda daging ayam mulai rusak, jadi lebih baik tidak dibeli. Tekstur Untuk lebih memastikan kesegaran ayam, jangan ragu memencet dagingnya. Kalau kulitnya terasa lengket dan berlendir, berarti ayam sudah rusak. Setelah memegangnya, cuci segera tangan Anda dengan sabun beberapa kali kemudian siram dengan air hangat. Sebagai catatan, daging ayam tergolong sensitif terhadap perubahan suhu, jadi perhatikan proses penyimpanannya. Kulit serta daging ayam mentah tidak bisa terkena suhu panas, jadi sebaiknya tidak menaruhnya di dalam bagasi mobil. (ftr)







