Pencuri Burger Bugil di Florida Tertangkap CCTV

Alangkah terkejutnya Lou Bangert. Saat mengecek rekaman CCTV, ia melihat sekelompok pria tanpa busana masuk ke dapur restorannya dan mengambil beberapa makanan dari kulkas!

Peristiwa ini terjadi di Doc’s Beach House di Bonita Springs, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (20/07/2014) larut malam. “Saya melihat pintu terbuka, tiga pria masuk, dan saya mengatakan ‘Ya Tuhan, mereka tak pakai baju!’,” ujar Bangert kepada CNN (23/07/2014).

Menurut Bangert, sekelompok pria bugil tersebut masuk ke dapur restorannya pukul 03:00 dan berkeliaran di sana sekitar lima menit. “Mereka mengambil tiga kotak hamburger, tiga buah paprika, dan beberapa bacon yang sudah matang. Lalu mereka pergi,” tutur Bangert.

Trish Routte dari Crime Stopper USA mengatakan bahwa para pencuri tampak tertawa saat melakukan pencurian. Merekapun meninggalkan jejak paprika di pantai dekat restoran. “Mereka adalah sekelompok pemabuk yang sedang bersenang-senang, dan kejadian ini akan menjebloskan mereka ke penjara,” tegas Routte.

Bangert yang rugi US$ 150 (Rp 1,7 juta) malah mendapat ide dari kejadian ini. “Kami menciptakan hidangan spesial yakni ‘naked hamburger dengan bacon dan paprika’,” katanya.

(odi/fit)

Posted by Kuliner - July 31, 2014 at 11:32 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , , ,

Banyak Rendang Sisa? Olah Saja Jadi Sandwich dan Nasi Goreng

Kamis, 31/07/2014 10:46 WIB

Deani Sekar Hapsari – detikFood

Index Artikel Ini   Klik “Next” untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »  
Jakarta – Usai Lebaran, salah satu lauk yang sering bersisa adalah rendang. Baik dagingnya maupun bumbunya. Karena rasanya enak dan pembuatannya cukup lama, sayang jika tak dikonsumsi. Olah saja jadi hidangan lain yang menarik.

Agar tidak bosan, beberapa olahan rendang bisa disiapkan. Mulai diolah menjadi sandwich hingga nasi goreng yang lezat.

3

Posted by Kuliner -  at 8:59 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , , , , , ,

Tak Banyak Waktu untuk Masak? Buat Saja Tumis Sayuran Komplet Ini

Kamis, 31/07/2014 11:29 WIB

Maya Safira – detikFood

Index Artikel Ini   Klik “Next” untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »  
Jakarta – Ketika pembatnu mudik, pastinya pekerjaan rumah harus ditangani sendiri. Waktu memasak juga terbatas. Karenanya pilih teknik memasak menumis yang gampang dan cepat. Banyak variasi bahan yang bisa Anda kreasikan.

Selain sayuran, tumisan bisa diperkaya dengan irisan ayam, daging, seafood, atau ikan asin sehingga menjadi lengkap nutrisinya. Tumisan ini bisa jadi pilihan lauk yang lezat.


Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Iklan: sales[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com

Posted by Kuliner -  at 6:27 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , , , , , ,

Tofu, Salad, dan Fillet O Fish Kini Jadi Menu Andalan McDonald’s Beijing

Ketakutan akan daging oplosan yang ada di Tiongkok dan Jepang membuat McDonald’s tidak menyajikan lagi menu makanan berbahan dasar ayam olahan. Kini, McDonald’s menyajikan menu bebas daging yang lebih sehat.

Seperti dilansir ABC News (31/07/2014), seorang ibu membawa anak yang cemberut keluar dari McDonald’s Beijing pada saat makan siang minggu ini. Sang anak kecewa karena tak bisa lagi membeli nugget atau burger.

Lebih dari 2000 McDonald’s di China termasuk Beijing dan Shanghai melaporkan kekurangan pasokan daging. McDonald’s di Jepang dan Hongkong juga mengalami kekurangan serupa. Banyak restoran telah kehabisan bahan dasar daging McDonald’s.

“Maaf, kami tidak memiliki hamburger atau chicken nugget,” tutur seorang karyawan di McDonald’s pusat di Beijing. Di setiap kasir terdapat pemberitahuan dalam bahasa Inggris dan Tiongkok yang mengatakan, “Kami menyesal untuk menyediakan menu yang terbatas di restoran kami. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda untuk terus menggunakan merek kami. Kami sedang melanjutkan ketersediaan produk favorit Anda sesegera mungkin.”

Setelah membaca tanda pemberitahuan, pelanggan yang lapar juga mengeluh “Apa yang bisa saya makan di sini? Tidak ada yang saya inginkan di sini.”

Kekurangan daging dan ayam terjadi setelah McDonald’s dan restoran cepat saji lainnya di Tiongkok dan Jepang memutuskan hubungan dengan pemasok daging yaitu Shanghai Husi Food Company dalam jangka panjang minggu lalu.

Mereka membatalkan hubungan ketika laporan TV menangkap rekaman dari perusahaan yang diduga melanggar banyak peraturan keselamatan termasuk pencampuran daging ayam dan daging sapi yang sudah kedaluwarsa.

China Food and Drug Administration telah menutup Shanghai Husi Food yang merupakan anak perusahaan OSI Group yaitu induk perusahaan Amerika di Shanghai Husi. Seluruh produk mereka yang dijual di pasaran juga ditarik.

Restoran waralaba di Jepang telah mulai membeli ayam dari Thailand, bukan Tiongkok. Menurut AFP (31/07/2014), lebih dari 3.000 McDonald’s di Jepang mulai menjual ‘Tofu Shinjo’ nugget yang dijual dengan harga 249 yen atau sekitar Rp 28.057 rupiah. Pelanggan kini dapat mencoba menu baru yang terbuat dari tahu, sayuran, dan ikan.

Menu berbahan dasar daging memang sudah dihilangkan. Kini masyarakat Tiongkok hanya dapat memesan makanan seperti Fillet O Fish Sandwich, kentang goreng, pai, dan es krim. Selain itu, juga dapat menikmati aneka kopi dan kue di restoran ini.

(odi/fit)

Posted by Kuliner -  at 3:55 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , , , , , , ,

Ternak Unggas di Inggris, Diduga Banyak Terjangkit Bakteri Campylobacter

Food Standards Agency (FSA) Inggris menyelidiki standar keamanan pangan di beberapa pabrik pengolahan unggas. Pengolahan yang tidak benar dapat membuat munculnya bakteri yang memicu keracunan.

FSA menegaskan, pihaknya sedang menyelidiki tuduhan yang dilayangkan oleh Whistleblower Guardian mengenai standar kebersihan di pabriknya Karena adanya hal yang berhubungan dengan penyebaran bakteri Campylobacter. Bakteri ini paling umum menyebabkan keracunan makanan yang terjadi di Inggris.

“Ini adalah tuduhan serius malpraktIk dalam pemotongan unggas dan pengolahannya. Jika ditemukan, konsumen memiliki risiko tinggi terjangkitnya penyakit. Kita berharap tindakan ini cepat diselesaikan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, termasuk tindakan terhadap individu dan perusahaan,” tutur Huw Irranca Davies, selaku menteri makanan dan peternakan.

Penyelidikan Guardian menemukan dugaan masalah kebersihan pada industri unggas yang melibatkan tiga supermarket terkemuka yaitu Tesco, Sainsbury, dan Mark & Spencer.

Terdapat rekaman yang merupakan bukti foto dan informasi dari pelapor mengenai standar kebersihan industri yang ketat. Hal ini untuk mencegah kontaminasi dari bakteri Campylobacter pada ayam yang berpotensi mematikan.

Pada pemeriksaan terakhir, Campylobacter ditemukan pada dua pertiga dari ayam segar yang dijual di Inggris. Meskipun bakteri ini mati jika dimasak secara benar, Sekitar 280.000 orang per tahun di Inggris menderita berbagai penyakit karena bakteri tersebut. Diperkirakan sekitar 100 orang meninggal.

Penyelidikan yang dilakukan Guardian dalam lima bulan ini menemukan serangkaian kegagalan kebersihan dalam industri unggas. Tuduhan telah dilayangkan pada dua prosesor unggas terbesar di Inggris yaitu 2 Sister Food Group dan Faccenda. Mereka merupakan pemasok ayam segar dan ayam siap santap di supermarket Tesco, Asda, Sainsbury, Aldi, M&S, serta KFC.Next

(odi/fit)

Posted by Kuliner -  at 1:22 pm

Categories: Wisata Kuliner   Tags: , , , , , , ,

Next Page »